mungkin dia sadar bahwa aku masih sangat sayang sama pribadi dia yang friendly...
hummmhhhhh....
sumpah yeee, tekanan waktu dia gak pamitan sama aku! orang yang tepat ada di depannya...
sementara berpamitan kepada temanku yang lainnya....
oh men oh fuck...
hasshhhhh...
waktu aku bertemu dengannya pun dia terlihat sekali tidak ingin berbicara denganku...
terlihat sekali, aku kehilangan senyum manis yang selalu menenangkan aku waktu itu...
aku ingin memulai pembicaraan dengannya
tapi, aku urungkan, karena jelas terlihat dia ingin aku pergi...
dengan mengendarai scoopy ku, aku berfikir, apakah dia sudah sadar? apakah dia memang benar2 ingin aku pergi? baiklahhhhh...
aku mencoba tak memikirkan masalah ini,,,
tapi, selalu saja ada yg mengingatkanku tentang dia...
tapi aku sadar..
kami terlalu berbeda..
dia bukan untukku...
aku harus ikhlas...
aku harus menghadapi kenyataan bila di sudah memilih yang lain...
aku dan dia sangat berbeda, dan tidak ada jalan yang menyatukan kami...
aku menyayanginya, tapi hanya bisa jadi seorang sahabat,,,
harapanku nanti.
aku akan duduk di kursi paling depan
tersenyum bahagia
tersenyum bahagia
dan aku akan berdiri, memberi tepuk tangan paling keras
atas kebahagiaan mu.
karena aku sahabatmu
karena aku sahabatmu









